Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sajak

Kado Terindah

Gambar
f/Eka Jika malam berrahasia, ia titipkan pada bintang-bintang. Jika siang ingin berkata, matahari uapkan sedikit demi sedikit. Maka, salam rindu tiada salah untuk diutarakan. Bukan pada punguk yang merindu purnama. Adalah pada pemilik Arsy. . Pada Maha Pengasih lagi Penyayang. Titip salam terindah untuk makhluk lemah yang kau cipta, Ibu dan Ayah. Dua manusia, yang pada takdirnya memilih untuk menjadi sempurna. Turut memberi yang terbaik, meski tidak tergenggam. Padaku, gadis nakal yang selalu merajuk. Si kecil yang selalu meminta genggaman lebih besar. . Aku rindu. Ingin bersua. . Tapi ku tahu, ajal selalu bisa untuk  memisah. Perkara mana yang lebih dahulu. Bulan pasti berahasia, dan matahari hanya garang. Tak sedikit pun membisik apa yang direncanakan Tuhan. . Selaiknya rindu. Ada bahagia yang ingin kuberikan. Ada bahagia yang ingin kutuaikan. Maka menjadi salam pembuka dan penutup rindu hanya satu hal. Menjadi anak yang le...

Memanah Bintang

Gambar
Dulu pada masa kecil aku pernah bermimpi. Google.com Bahwa langit-langit berderang dengan cahaya. Bahwa aku suatu saat akan berada diantara cahaya tersebut. Mimpi yang cukup ganjil. Tapi sebabnya, hingga kini aku selalu menyukai langit. Gemawan, senja, angin, maupun bulir-bulirnya. Hingga pada suatu saat,   aku menghapusnya. Sebab yang tidak pernah bisa aku jelaskan. Aku tidak mengerti untuk bisa memahaminya. Tapi yang kutahu adalah… Aku takut untuk bermimpi. Padang, 3 Maret 2017